Selamat datang di Website Unit Penjaminan Mutu, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Tadulako

Sejarah Fakultas Kedokteran Dan Ilmu Kesehatan

Sejalan dengan tuntutan pembangunan dan otonomi daerah khususnya dalam bidang kesehatan yakni tersedianya sumber daya manusia kesehatan khususnya ketersediaan tenaga dokter, maka pengembangan kajian disiplin ilmu strategis di Universitas Tadulako mutlak di upayakan baik arah maupun tujuan pengembangan tersebut. Universitas Tadulako (UNTAD) menyadari urgensi dari segala masalah di atas dengan berupaya melakukan pembinaan dan pengembangan SDM yang berkualitas serta pembukaan beberapa program studi, jurusan dan fakultas baru. Dasar tersebut menjadi landasan Rektor Universitas Tadulako Prof. Dr. Ir. Muh. Basir, S.E., M.S., untuk mengeluarkan sebuah kebijakan pendirian Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) sebagai upaya percepatan dalam pengembangan beberapa program studi bidang kesehatan yang ada di Universitas Tadulako. Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Tadulako (UNTAD) mulai beroperasi tepatnya pada hari Kamis tanggal 26 Januari 2012 setelah di resmikan langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H. Longki Djanggola, M.Si. Pada Tanggal 25 Januari 2012 berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Tadulako Nomor: 341/UN28/KL/2012. Tanggal 10 Januari 2012. Saat diresmikan FKIK terdiri atas dua program studi, yaitu Program Studi Pendidikan Dokter (PSPD) yang dibentuk berdasarkan Surat Dirjen Dikti Nomor: 2124/D/T/2008 Tanggal: 11 Juli 2008 perihal Ijin Penyelenggaraan Program Studi Pendidikan Dokter (S1) pada Universitas Tadulako, dan Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat (PSIKM) di bentuk berdasarkan SK Dirjen Dikti Nomor: 4686/D/T 2008 Tanggal 31 Desember 2008. Kedua prodi tersebut telah hadir di Universitas Tadulako sejak tahun 2008 silam setelah memperoleh ijin resmi dari Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia dan keduanya telah berhasil mengantongi akreditasi dari BAN-PT. Untuk PSPD berdasarkan SK BN PT Nomor: 023/BAN-PT/Ak-XIV/S1/IX/2011 Tanggal 9 September 2011 dengan peringkat Akreditasi C berlaku sejak Tanggal 9 September 2011 - 9 September 2016 dan PSIKM terakreditasi berdasarkan SK BAN-PT Nomor: 014/BAN-PT/Ak-XIV/S1/VII/2011 Tanggal 21 Juli 2011 dengan Peringkat Akreditasi C berlaku sejak Tanggal 21 Juli 2011 – 21 Juli 2016. Pengusulan Re-akreditasi 10 Maret 2014 http://upm.fkik.untad.ac.id/wp-content/uploads/2016/04/sejarah.png Program Studi Pendidikan Dokter FKIK UNTAD dahulunya berdiri atas inisiasi dari Rektor Universitas Tadulako periode Almarhum Bapak Drs. Sahabuddin Mustapa, S.E., M.Si. bersama Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu, dr. Abdullah, DHSM, M.Kes pada tahun 2004, dimana adanya keinginan bersama untuk membentuk sebuah lembaga pendidikan kedokteran di Bumi Tadulako. Rektor melalui Pembantu Rektor I (bidang akademik) Prof. Dr. Hj. Dahlia Syuaib, SH., MA, bersama dengan dr. Abdullah, DHSM, M.Kes. selanjutnya melakukan pendekatan kepihak Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (FK UGM) hingga di peroleh kesepakatan dan di buatkanlah kerjasama pendidikan secara tertulis berdasarkan Nota Kesepahaman Kerjasama antara Universitas Tadulako dengan Universitas Gadjah Mada Nomor: 3573/H28/KL/2008 dan Nomor: 4998/P/HT/2008 Tanggal 22 Mei 2008. Setelah terbitnya surat izin Penyelenggaraan Program Studi Pendidikan  Dokter (S1) dari Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 2124/D/T/2008, tanggal 11 Juli 2008, PSPD mulai beroperasi di bawah koordinasi Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) saat itu Drs. Abdullah, MT., melalui Ketua PSPD DR. Achmad Ramadhan, M.Kes. dan Sekretaris dr. M.Sabir, M.Si. yang diangkat berdasarkan SK Rektor Univ. Tadulako Nomor: 2501.A/H28/KP/2008 Tanggal 6 Mei 2008. Pada tahun 2010, untuk meningkatkan sinergisitas dengan pihak FK UGM sebagai FK Pembina, pihak FK UGM mengutus dr. H. Sulanto Saleh Danu R, Sp. FK dari Bagian Farmakologi FK UGM sebagai Ketua PSPD dan DR. Achmad Ramadhan, M.Kes. sebagai Sekretaris PSPD diangkat berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Tadulako Nomor: 2851/H28/KP/2010 Tanggl 1 Juli 2010. Namun pada tanggal 16 Agustus 2011, sebagai langkah akselerasi dalam proses pengembangan sistem keorganisasian dan sistem managemen yang berkualitas, dengan memperhatikan aspek transparansi, kualitas kerja, serta membangun konsep pendidikan yang benar-benar berbasis pada mutu pendidikan di sebuah fakultas kedokteran, Rektor Universitas Tadulako mempercayakan dr. Tengku Moh. Budiansyah, MHA sebagai sekretaris PSPD untuk mendampingi dr. H. Sulanto Saleh Danu R., Sp.FK. Seiring berjalannya waktu di saat akan menamatkan lulusan perdana mahasiswa PSPD tingkat sarjana, Rektor Universitas Tadulako Prof. Dr. Ir. Muh. Basir, SE., MS., memutuskan bahwa 2 (dua) Program Studi dari FMIPA, yakni Program Studi Pendidikan Dokter (PSPD) dan Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat (PSIKM) di koordinasikan dalam 1 (satu) fakultas baru yang khusus membidangi program kesehatan yakni Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK). Atas dasar tersebut maka di bentuklah Tim Penyusun Naskah Akademik yang terdiri dari: dr. Andriana Daud Laratu, dr. Fitriah Handayani, dr. Diah Mutiarasari dan diketuai oleh dr. Tengku Moh. Budiansyah, MHA. Bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda tepatnya pada tanggal 28 Oktober 2011, Tim Penyusun Naskah Akademik berhasil merumuskan naskah cikal bakal pendirian Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UNTAD, dimana waktu yang digunakan terhitung begitu cepat. Usaha Rektor melobi Pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk memberikan izin pendirian FKIK UNTAD pun  membuahkan hasil. Akhirnya pada hari Selasa tanggal 10 Januari 2012 Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengeluarkan Surat Rekomendasi dengan Nomor 0057/E/C/2012 sebagai dasar untuk pembukaan FKIK Universitas Tadulako dan pada hari itu juga Rektor menerbitkan Surat Keputusan Nomor : 341/UN28/KL/2012 Tanggal 10 Januari 2012 tentang Pembukaan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Tadulako. Menindaklanjuti rekomendasi tersebut, maka pada hari Rabu tanggal 25 Januari 2012 Rektor UNTAD melantik Pimpinan FKIK perdana, mulai dari Pelaksana Tugas Dekan FKIK, dr. H. Sulanto Saleh Danu R., Sp.FK., beserta jajarannya, yakni dr. Andriana Daud Laratu sebagai Pembantu Dekan I, dr. Tengku Moh. Budiansyah, M.HA sebagai Pembantu Dekan II dan Drs. Abd. Hakim Laenggeng, M.Kes. sebagai pembantu Dekan III serta Pejabat Struktural Eselon III dan IV, masing-masing satu orang untuk Eselon III Arifuddin, S.Pd., M.Si. sebagai Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag. TU FKIK) dan dua orang Eselon IV masing-masing Gasali, S.Sos sebagai Kepala Sub Bagian Akademik dan Kemahasiswaan dan Nancy Fitriana, SE., M.Si. sebagai Kepala Sub Bagian Umum berdasarkan SK Rektor Universitas Tadulako Nomor: 740/UN28/KP/2012 Tanggal 24 Januari 2012. Peresmian  FKIK  pun menyusul di laksanakan pada keesokan harinya tepat pada Hari Kamis Tanggal 26 Januari 2012 yang di resmikan langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Drs. H. Longki Djanggola, M.Si., sekaligus dirangkaikan dengan Penandatanganan MoU dengan berbagai pihak terkait. Diantaranya dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Rumah Sakit (RS) Undata sebagai rumah sakit induk juga dengan rumah sakit jejaring lainnya, seperti RSU Anutapura Palu, RS Bhayangkara Palu, RSD Madani Palu, RS Kabelota Donggala, dan RS Anuntaloko Parigi. Selain itu, MoU juga dilakukan dengan Dinas Kesehatan Kota Palu, Dinas Kesehatan Kabupaten Donggala, Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sigi. Sejak berdirinya, FKIK terus berbenah diri meningkatkan kualitas sarana, prasarana dan juga peningkatan kualitas SDM baik di bidang pendidikan maupun kependidikan. Pergantian jabatan dari Pelaksana Tugas (Plt) Dekan ke Dekan Definitif pun dilakukan sebagai upaya penguatan manajemen tata kelola organisasi fakultas. Pemilihan Dekan Definitif FKIK UNTAD di laksanakan berdasarkan keputusan Rapat Senat FK UGM sebagai wujud tanggung jawab fakultas pembina. Alhasil, Kepala Bagian Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin FK UGM yakni dr. Fajar Waskito, Sp. KK (K), M.Kes. pun terpilih untuk menahkodai FKIK UNTAD selanjutnya menggantikan dr. H. Sulanto Saleh Danu R,Sp. FK. berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Tadulako Nomor: 2009/UN28/KP/2012 Tanggal Pergantian tersebut kemudian disusul dengan pembentukan senat FKIK dan pengisian struktur organisasi tata kelola PSPD. Berdasarkan hasil keputusan Senat FKIK UNTAD, terpililah dr. Ketut Suarayasa, M.Kes sebagai Ketua PSPD dan dr. Indah Puspasari Kiay Demak, M. Med.Ed sebagai Sekretaris PSPD. Setelah upaya penguatan manajemen tata kelola organisasi selesai di lakukan, tantangan fakultas tak hanya berhenti disitu saja. Tugas pengurus fakultas baru saat itu dalam menyiapkan lahan koasisten bagi lulusan sarjana kedokteran kedepannya tidaklah mudah seperti membalikkan telapak tangan. Peran rumah sakit daerah baik di tingkat provinsi maupun kota sangat di butuhkan untuk menghasilkan alumni profesi dokter yang professional dan berkualitas. Namun dalam mencapai tujuan tersebut di butuhkan komitmen bersama dalam menyatukan kepentingan antar stakeholders dalam sebuah visi dan misi yang sejalan. Dengan dilandasi niat kebaikan, setelah sekian kali dilakukan pertemuan secara formal maupun non formal dan pasang surut hubungan antar stakeholder, sebuah hasil dari dinamika hubungan yang baru berhasil dirajut dan di harmonisasikan dalam mewujudkan persamaan dalam pandangan dan kinerja yang lebih sinergis. Bentuk harmonisasi antar stakeholder tersebut mulai di implementasikan dengan terwujudnya yudisium perdana, pelantikan dan serah terima Dokter Muda dari PSPD FKIK UNTAD kepihak RSUD Undata Propinsi Sulawesi Tengah tepatnya pada hari Kamis tanggal 20 September 2012 di Aula FKIK UNTAD. Setelah di yudisium dan melewati proses wisuda pada tanggal 27 September 2012, sebanyak 45 Dokter Muda bergelar sarjana kedokteran (S.Ked) tersebut kemudian berhasil memulai proses kepaniteraan klinik sebagai Co Ass dalam jangka waktu 2 tahun setelahnya di beberapa RS kerjasama. Perkembangan pendidikan ilmu kedokteran yang ada pada saat ini lebih condong menggunakan kurikulum berbasis kompetensi (KBK). Pada pelaksanaannya kurikulum ini menggunakan kurikulum yang sistematis, terintegrasi, pembelajaran berdasar atas penyelesaian masalah/Problem Based Learning (PBL), dan melibatkan mahasiswa pada proses pembelajaran mandiri. Adapun tahapan pendidikan yang harus ditempuh mahasiswa untuk meraih gelar profesi dokter umum meliputi 2 tahapan, yakni pendidikan sarjana kedokteran, dilanjutkan dengan pendidikan profesi dokter umum sebagai Co Ass. Kompetensi yang harus dicapai oleh mahasiswa untuk menyelesaikan pendidikan sarjana kedokteran (S.Ked.) diatur dalam sistem blok dengan topik tertentu yang berjumlah 22 blok. Umumnya satu blok diselesaikan dalam waktu 6-7 minggu. Aktivitas dalam tiap blok tersebut meliputi: Kuliah Pakar, Diskusi Kelompok/Tutorial Problem Based Learning (P.B.L.), Praktikum keterampilan medik (Skills Lab), Praktikum Bagian Pre Klinik di Laboratorium, serta pengalaman belajar di Puskesmas kerjasama. Sedangkan untuk menyelesaikan pendidikan Profesi Dokter, mahasiswa harus melalui tahapan Kepaniteraan Klinik di 12 Bagian Klinik di Rumah Sakit Induk, Rumah Sakit satelit, Rumah Sakit Afiliasi dan Puskesmas yang ada di kota Palu. Atas dasar upaya pemenuhan tenaga yang ahli dan professional serta berkompetitif di bidangnya, FKIK UNTAD dengan komitmen tinggi terus melakukan serangkaian kegiatan pengembangan SDM melalui kegiatan Training of Instructor (TOI) dan Training of Tutor (TOT) yang tidak hanya melibatkan tenaga pengajar dari UNTAD sendiri melainkan juga dibantu dari tenaga ahli dari instansi terkait lainnya, diantaranya dari Dinas Kesehatan Kota dan Propinsi serta dari rumah sakit (RS) kerjasama di bawah visitasi langsung dari FK UGM. Upaya tersebut dilaksanakan dengan harapan agar UNTAD dapat menghasilkan lulusan yang memiliki pengetahuan, keterampilan dan perilaku yang sesuai standar kompetensi dokter terkini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *